STOP Septic Tank ! Beralihlah ke BIOCERAMIC !

Bioceramic - Alat Penghancur Tinja
Tanpa Mesin dan Bahan Kimia

Bioceramic adalah alat penghancur tinja tanpa mesin dan bahan kimia, Bioceramic merupakan teknologi Jerman yang dapat digunakan sebagai filter WC atau pengganti septic tank. Septic tank adalah teknik pengolahan limbah yang amat lazim digunakan didunia untuk pengolahan limbah setempat dan skala kecil. Pada intinya proses yang terjadi pada septik tank adalah sedimentasi atau pengendapan. Tetapi septic tank memiliki kelemahan antara lain limbah yang keluar dari septic tank masih berbau dan mengandung bakteri e-coli ( Escherichia Coli ) sehingga dapat mencemari air tanah atau sumur. Bahkan menurut data dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Propinsi DKI Jakarta, air tanah di Jakarta sudah tercemar bakteri e-coli bahkan tingkat pencemaran sudah melebihi 80%. Karena itu beralihlah ke Bioceramic yang ramah lingkungan dan tidak mencemari air tanah dan sumur.

Cara Kerja Bioceramic :

Bioceramic terdiri dari dua kompartmen yang berbentuk kotak dan terbuat dari beton atau fiber. Kedua kompartmen ini sebagai filter WC dan filter pengolah limbah. Kotoran atau tinja dari kloset akan masuk ke dalam filter WC, di dalam filter WC ini kotoran akan diurai dan dihancurkan, kotoran yang terurai akan dialirkan ke filter pengolah limbah. Selain kotoran yang telah diuraikan, limbah cucian, limbah kamar mandi, limbah wastafel, dan limbah-limbah lain yang mengandung sabun atau detergen juga dialirkan ke filter pengolah limbah. Di dalam filter pengolah limbah, limbah cucian, limbah kamar mandi dan limbah lain yang mengandung detergen atau sabun akan membunuh bakteri e-coli dan menghilangkan bau tinja yang telah terurai. Air dari filter pengolah limbah dapat langsung dialirkan ke parit atau selokan, dengan catatan parit tersebut harus parit yang mengalir, jika parit tidak mengalir maka sebaiknya dibuat bak resapan dengan ukuran 60x60x60 cm dengan overflow ke parit.

Berikut ini adalah diagram pemasangan Bioceramic :

cara kerja bioceramic

Keuntungan menggunakan Bioceramic :

 

  • Dapat digunakan seumur hidup
  • Dapat dipindah
  • Bebas perawatan & biaya perawatan
  • Bebas sedot wc atau kuras wc seumur hidup

 

  • Tidak perlu tempat yang luas
  • Tidak mencemari air tanah dan sumur
  • Tanpa pipa penguapan
  • Tanpa mesin dan bahan kimia

 

Bioceramic tersedia dalam berbagai ukuran, Bioceramic dapat digunakan di perumahan, ruko, rumah kost, apartemen, mall, hotel dan pabrik. Berikut ini adalah beberapa pabrik, hotel, mall dan rumah yang telah menggunakan Bioceramic :

 

  • PT. Djarum
  • PT. Nusa Kirana
  • PT. Bintang Bangun Mandiri
  • PT. Tiara Fortuna Tata Ruang
  • PT. Fuji Dharma Elektrik
  • PT. Medion
  • PT. Exodus Reka Banguntama
  • PT. Penta Dharma Swadaya

 

  • Bank BCA
  • Metro Garment
  • Cafe Hotel Dinasti
  • Sudirman Town House
  • Golf Permata Sentul
  • Handy Craft Delanggu
  • Taman Anggrak – TMII
  • Bank Bukopin

 

  • Ir. Kiagus M. Hatta, MT, IAI
  • Ir. Andi Handrian
  • Ir. Permana Hamsah
  • Ir. Brogsong Manurung
  • Ir. F. Kustiawan. B.
  • Ir. Donny Budiman
  • Ir. Eko Heru
  • dan lain-lain

Jenis
Ukuran (cm)
Berat (kg)
Kapasitas
Harga (Rp.)
Filter WC Type A
50 x 30 x 45
86
10 Orang
3.500.000
Filter WC Type B
61 x 30 x 25
104
20 Orang
6.000.000
Filter WC Type C
75 x 30 x 58
179
75 Orang
12.500.000
Ukuran Filter Pengolah Limbah Type A, B, C, sama 40 x 25 x 55 cm, berat 55 kg

 

Bioceramic Fiber

Jenis
Ukuran (cm)
Berat (kg)
Kapasitas
Harga (Rp.)
Filter WC Fiber Type A
45 x 43 x 23
37
10 Orang
4.950.000
Ukuran Filter Pengolah Limbah Fiber  37 x 50 x 21 cm, berat 31,5 kg

 

Catatan :  Harga tersebut berlaku untuk Pulau Jawa, untuk luar Pulau Jawa di kenakan ongkos kirim. Harga sudah termasuk Supervisi. Jaminan gagal uang kembali. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

 

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi :
Ifan Soesanto
Alamat : Jl. Leuwisari Raya No. 18-20, Bandung
Phone : 022 – 70881777 / 022 – 91802999 / 08882339888
Email : ifan@bioceramic.org

Leave A Reply (No comments So Far)

No comments yet